Rekomendasi Tempat Nongkrong Paling Nyaman di Bandar Lampung

Industri cafe serta resto tidak henti-hentinya merebak di Kota Bandar Lampung, seperti ‘Waroeng Wadidaw’, cafe ini mulai meniti dengan menu Indomie jadi ciri andalannya. Owner Waroeng Wadidaw, Clara Rusli menerangkan jika ‘wadidaw’ tersebut adalah singkatan dari menu yang berada di kafenya.

“Kata ‘wadidaw’ itu seringkali dengar beberapa anak milenial ngomong ‘wadidaw’, serta kita cocok membuat istilahnya cocok Warung Indomie Shaokao serta Whatever jadi ‘Wadidaw’,” tuturnya waktu didatangi Lampung Geh, Sabtu (21/9).

Wanita asal Jakarta ini akui jika Dia ialah satu orang yang hoby dengan kuliner serta memasak. Lewat cafe ini dianya ingin pasarkan bakatnya lewat menu ciri khas Indomie. “Saya suka makanan kuliner di Jakarta, di sini saya lihat ada banyak cafe yang tidak seperti (seperti) di Jakarta. Pada akhirnya saya membuat Indomie harga murah tetapi kualitas internasional,” katanya.

Menurut dia, menu Indomie ini cukup disukai buat warga Indonesia terhitung Lampung. Oleh karena itu, dianya inginkan cafe ini bisa memberi sensasi makan Indomie yang lezat ditambah lagi situasi nyaman.

“Di sini tuch umumnya Indomie itu dibuat dengan tempatnya alakadarnya, saya ingin membuat orang nyaman enjoy. Seperti dibawah (lantai basic) itu ada interior yang ber-AC, jadi jika ada keluarga yang bawa serta beberapa anak itu dapat dibawah serta duduknya di sofa,” tuturnya.

Bila, sambung Clara, untuk yang pacaran bisanya suka tempat yang tidaklah terlalu jelas, itu ada tempatnya di ruang outdoor. “Jika buat beberapa anak muda yang suka bareng-bareng enaknnya di lantai atas (lantai 2). Itu gunakan bangku bean bag jadi dapat nyantai sampai malam,” paparnya. Ide bean bag sendiri diambil ide pada cafe yang berada di Bandung, menurut dia industri cafe yang berada di Jawa Barat itu mengangkat interior yang nyaman yang enjoy.

Begini Bentuk Indomie Kuah Kari Ayam Spesial Ala Restorant Mahal

“Pertamanya saya seringkali ke Bandung sich, ini ide cafe di Bandung. Sepertinya orangnya nongkrong di cafe sana nyantai slow semua. Saya lihat interiornya enak buat di-masukin di sini. Jadi kepengen, jadi atau ditengah-tengah kota tetapi sekarang masih enjoy begitu,” papar ia.

Diberi pertanyaan kenapa menu Indomie yang paling dihandalkan di kafenya, Clara menjelaskan bila Indomie adalah makanan yang dapat diterima oleh semua umur. “Sebab apa sich yang dicari jika malam, jika makan Indomie yang paling siapa saja siapa yang tidak senang Indomie,” kata wanita anak satu ini.

Clara akui bila tempat ini pas jadi tempat berdirinya cafe kepunyaannya, karena dekat sama zone sekolah. “Kebetulan sebetulnya dekat rumah jadi ngontrolnya lebih enak serta dekat sekolahan , jadi anak sekolahan dapat juga kesini,” katanya.

Pembangunan cafe yang cuma memerlukan waktu 2 bulan saja, sekarang telah mempunyai 12 karyawan yang siap layani beberapa pengunjung ke cafe ini. “Untuk bangunnya sich seputar 2 bulan, sebab ini telah ada bangunannya tinggal perbaikan saja. Jadi seputar 2 bulan lah untuk membuat resep sampai jadi, saat ini sudah membuka,” tuturnya.

Waktu pas untuk berkunjung ke cafe ini direferensikan saat malam hari. Disana anda dimanja dengan lampu-lampu yang cantik memberi warna situasi nongkrong bersamanya. “Ramai itu sebetulnya jam 12 siang, sebab jam makan siang serta beberapa anak bubar sekolah. Jika mulai ramenya seputar jam 5 sampai jam 6 malam atau sore,” tutur Clara.

Tidak cuma Indomie, cafe ini menyediakan Sate Shaokao yang notabenenya jadi sate favorite di Ibu kota Jakarta. “Kita jualan namanya Sate Shaokao, itu sekian tahun hits di Jakarta tetapi tidak ada yang membuka di Lampung. Kita membuka Shaokao ini agar kebanyakan orang merasakan sate yang hits di Jakarta serta tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta ,” urai ia.

Diluar itu beberapa menu lain seperti Nasi Goreng Tomyam Seafood, Nasi Ayam Sambal Matah jadi menu jagoan Waroeng Wadidaw. “Minumannya yang paling orang senang itu soda senang. Sebab soda senang kita ini bukanlah cuma susu gunakan soda, tetapi kita pakai sirup racikan kita sendiri,” katanya.

Sekarang cafe ini mempunyai 30 meja buat pengunjung serta ke depan dianya akan meningkatkan kemampuan meja kafenya pada lantai dua. “Di sini kita ada free WIFI serta colokan berada di semua meja. Jadi dapat nongkrong sekalian kerja. Harapannya banyak golongan yang menyukai, makanannya masuk juga ke lidah orang Lampung serta semua nyaman di sini,” tutupnya.

Untuk didapati, Waroeng Wadidaw berada di Jalan Pelopor Kemerdekaan nomer 17 dekat Sekolah BPK Penabur. Jam operasional cafe. mulai jam 12.00 – 24.00 WIB serta membuka tiap hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *