Polri Tarik 2 Penyidik Dari KPK, Seorang Yang Lain Dalam Pengkajian

Polri menarik dua penyidiknya yang awalnya ditugaskan di KPK. Ke-2 penyidik itu disebutkan sudah selesai waktu penugasannya. “Jadi penarikan ini juga dilandasi pada batasan waktu yang penyidiknya sudah selesai melakukan pekerjaan di KPK, serta ada yang diperlukan oleh Polri jadi penyidik di kepolisian,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/1/2020).

Disamping itu, Asep memberikan tambahan ada lagi satu penyidik yang gagasannya akan ditarik dari KPK sebab fakta yang sama. Kompol Rosa, penyidik yang disebut, akan habis waktu pekerjaannya 23 September akan datang. “Atas nama Kompol Rosa, beliau jadi penyidik KPK akan usai waktu pekerjaannya pada tgl 23 September 2020. Jadi dengan administrasi terus dikerjakan pendalaman pada waktu pekerjaan yang berkaitan,” tutur Asep.

Baca juga : Google Luncurkan Tiga Penerapan Penangkal Ketagihan Smartphone

Asep menjelaskan penarikan Kompol Rosa masih juga dalam pengkajian dang pengkoordinasian. Tetapi Asep tidak menerangkan selanjutnya seperti apa aspek analisis itu. “Masih juga dalam pengkajian serta dikoordinasikan, yang dua telah positif dikembalikan,” katanya. Awalnya KPK menjelaskan ada empat pegawai KPK yang akan ditarik kembali pada lembaga aslinya. Dua salah satunya datang dari Kejaksaan Agung. “Ada dua orang dari Kejaksaan, serta ada dua yang telah habis waktu waktunya, jadi ada empat,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/1).

Ali menolak bila disebutkan penarikan kembali pegawai KPK ke lembaga aslinya terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menangkap bekas Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Menurut dia, penarikan pegawai KPK itu terkait dengan keperluan di lembaga aslinya. “Pasti yang dapat menarik atau mengundang kembali yang dipekerjakan itu tentu saja organisasi induk, jika memang memerlukan untuk rekan-rekan supaya kembali pada sana (organisasi asal), pasti kita tidak dapat menampik hal tersebut,” sebut Ali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *